TENTANG MANAJEMEN DAPUR

Manajemen dapur

Semua makanan sebelum dihidangkan untuk dimakan akan diolah dahulu didapur. Banyak perhatian dan sumber daya digunakan dalam proses pengolahan pangan didapur.

Banyak cinta dituangkan dalam proses pengolahan makanan didapur untuk menghasilkan makananan yang enak dan sehat. Membantu mereka yang bekerja dengan penuh cinta didapur-dapur pengolahan makanan untuk menghasilkan makanan yang baik yang dapat dinikmati oleh anak-anak, remaja, ibu hamil dan menyusui, bapak/ibu dan para manula adalah wujud cinta kami pada mereka yang bekerja dengan cinta didapur-dapur seluruh Indonesia.

Meningkatkan kemampuan manajemen dapur seluruh Indonesia berarti mendorong program peningkatan gizi anak dan masyarakat, menyerap hasil bumi berupa hasil pertanian, peternakan dan perikanan nusantara dengan efesien dan menciptakan banyak lapangan kerja baru dalam bidang pengolahan makanan, karena ini adalah tujuan kami RANJANANUSA (Cinta, Bumi dan manusia).

Dalam memanajemen Dapur banyak permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh para pengusaha Dapur, seperti:

  • Bagaimana menginventaris dan mengolah data menu makanan yang standar?
  • Bagaimana menginventaris dan mengolah data bahan dapur yang banyak secara efesien?
  • Bagaimana membuat analisa menu yang standar dan menghitung analisa harga satuannya dari unsur-unsur penyusunnya yang berupa bahan dan bumbu?
  • Bagaimana menghitung kebutuhan bahan yang diperlukan dari rencana volume produksi makanan dari menu yang direncanakan dan biaya langsung yang perlu dikeluarkan berdasarkan analisa menu yang standar yang telah ditetapkan dengan cepat dan akurat?
  • Bagaimana menghitung total kebutuhan bahan makanan yang diperlukan dari rencana produksi makanan dari menu yang dipilih dengan cepat dan akurat?
  • Bagaimana memanajemen data pembelian bahan dengan rapih dan mengolahnya dengan efesien?
  • Bagaimana memanajemen data pemakaian bahan dengan rapih dan mengolahnya dengan efesien?
  • Bagaimana memanajemen data biaya pengeluaran overhead, penyusutan dan fix cost dapur dan mengolahnya dengan efesien?
  • Bagaimana memanajemen data hasil produksi dapur dan mengolahnya dengan efesien?
  • Bagaimana memanajemen data penjualan dan mengolahnya dengan efesien?
  • Bagaimana memonitor data stock bahan dan produk olahan setiap saat dengan cepat? dan mengetahui nilai stocknya pada setiap saat?
  • Bagaimana memonitoring pemakaian bahan dibandingkan rencana kebutuhan bahan dari standar yang telah ditetapkan?
  • Bagaimana menghitung laba rugi yang ada secara cepat sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pemilik usaha dapur?

Melalui fitur ini RANJANANUSA ingin membantu semua Pengusaha Dapur di seluruh Indonesia dalam memanajemen usahanya.

Ada 18 sub-fitur pada fitur Sistem Manajemen Dapur yang semuanya harus dipelajari dan diisi agar mendapatkan manfaat optimum dari fitur ini, yaitu:

 

1. Tentang Manajemen Dapur

Berisi informasi dan petunjuk penggunaan fitur Manajemen Dapur.

 

2. Data Dapur

Berisi informasi Data Dapur dimana informasinya kita inputkan melalui form Data Dapur yang akan tampil saat kita klik Add Data.

Informasi yang terdapat di tabel data Dapur adalah :

  • Kode Dapur = Kode dari Dapur. Secara otomatis di buat oleh sistem bila data dapur diinput.
  • Nama Dapur = Nama dari Dapur.
  • Nama provinsi = lokasi provinsi dari Dapur.
  • Nama kabupaten = lokasi kabupaten dari Dapur.
  • Alamat = lokasi alamat dari Dapur.
  • Telpon = telpon dari Dapur.
  • Jenis Pengolahan = jenis dari usaha pengolahan. Misalnya : Dapur makan bergizi gratis, restauran sunda dll
  • Tools Delete = untuk menghapus data Dapur.
  • Tools Edit = untuk mengubah data Dapur.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data Dapur.

 

3. Data Menu Dapur

Berisi informasi Data Menu Dapur dimana informasinya menu-menu yang akan kita buat kita inputkan melalui form Data Menu Dapur yang akan tampil saat kita klik Add Data. Data Menu Dapur dapat mempermudah kita menyimpan macam-macam menu yang akan kita buat dan sebagai dasar dalam membuat standar analisa komposisi bahan dan bumbu pada fitur-fitur berikutnya terutama ketika jumlah menu masakan sudah sangat banyak dan kita ingin memproduksi dengan rasa yang selalu standar (tetap lezat).

Informasi yang terdapat di tabel data Menu Dapur adalah :

  • Kode menu = Kode dari menu dapur yang secara otomatis dibuat oleh sistem secara berurutan.
  • Nama menu = Nama dari menu. Misalnya : sayur asem, ayam kecap dll
  • Satuan = satuan dari menu. Misalnya : porsi, potong dll
  • Spek = spek dari menu yang dibuat.
  • Harga penjualan = harga penjual dari menu.
  • Tools Delete = untuk menghapus data menu.
  • Tools Edit = untuk mengubah data menu.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data menu.

 

4. Data Bahan Dapur

Berisi informasi Data Bahan Dapur yang kita butuhkan untuk membuat sebuah menu masakan. Data Bahan dapur informasinya kita inputkan melalui form Data Bahan Dapur yang akan tampil saat kita klik Add Data. Data bahan dapur dapat mempermudah kita untuk menyimpan jenis-jenis bahan yang kita perlukan dan sebagai dasar dalam membuat standar analisa komposisi bahan pada fitur berikutnya terutama ketika jumlah bahan sudah sangat banyak.

Informasi yang terdapat di tabel data bahan dapur adalah :

  • Kode bahan = Kode dari bahan untuk membuat menu masakan.
  • Nama bahan = Nama dari bahan. Misalnya : ayam, garam, cabe bubuk dll
  • Satuan = satuan dari bahan. Misalnya : kg, bungkus, dll
  • Spek = spek dari bahan yang diperlukan. Misalnya: gula pasir putih
  • Harga = harga dari bahan.
  • Tools Delete = untuk menghapus data bahan.
  • Tools Edit = untuk mengubah data bahan.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data bahan.

 

5. Data Aset (Terdepresiasi atau menyusut)

Berisi informasi data aset Dapur yang mengalami depresiasi/penyusutan akibat penggunaan alat, seperti kompor, blender, frezer dll dimana informasinya kita inputkan melalui form Data Aset yang akan tampil saat kita klik Add Data. Data aset digunakan untuk mengetahui nilai penyusutan, menentukan harga produk dan laba-rugi dari usaha dapur.

Informasi yang terdapat di tabel aset adalah :

  • Kode aset = Kode dari aset dapur.
  • Nama aset = Nama dari aset dapur. Misalnya : kompor, blender, frezer dll yang memiliki umur pemakaian
  • Spek = spesifikasi dari barang aset dapur.
  • Jumlah aset = jumlah dari aset dapur.
  • Satuan = satuan dari aset dapur.
  • Harga aset = harga pembelian aset dapur.
  • Nilai aset = jumlah aset x harga aset = nilai dari aset.
  • Umur aset = usia pemanfaatan aset dalam tahun.
  • Nilai penyusutan = nilai penyusutan dari aset dalam satuan bulan. Ini menjadi beban penyusutan usaha dan bisa diinputkan kedalam pengeluaran lainnya
  • Tools Delete = untuk menghapus data aset.
  • Tools Edit = untuk mengubah data aset.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data aset.

 

6. Standar Analisa Menu Dapur

Berisi informasi analisa menu dapur dari standar yang kita tetapkan terkait kebutuhan bahan-bahan penyusun menu dan bumbu untuk membuat menu tersebut secara standar dari pengalaman dan informasi lainnya. Informasi kita masukan melalui form Analisa Menu Dapur yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data menu kita input maka sistem secara otomatis akan menetapkan informasi ini menjadi standar menu dan menghitung analisa harga satuan dari setiap menu dapur diluar biaya pembuatan (bahan bakar dan tenaga). Harga satuan dari menu dapur adalah harga berdasarkan penyusun langsung dari proses pembuatan menu (fix cost)/belum termasuk keuntungan. Harga jual produk ditetapkan oleh pengusaha dapur Pengolahan Pangan dengan mengakomodir biaya fix cost, over head, penyusutan alat dan keuntungan. Harga jual diinputkan kedalam sub fitur Data Menu Dapur.

Informasi yang terdapat di tabel analisa standar menu dapur adalah :

  • Kode menu = Kode dari menu.
  • Nama menu = nama dari menu.
  • Volume = volume dari menu produk yang akan dibuat sebagai standar analisa.
  • Satuan = satuan dari volume menu produk.
  • Bahan 1 = bahan pertama yang diperlukan.
  • Volume 1 = volume dari bahan pertama yang diperlukan.
  • Satuan 1 = satuan dari bahan pertama yang diperlukan.
  • Bahan 2 = bahan kedua yang diperlukan.
  • Volume 2 = volume dari bahan kedua yang diperlukan.
  • Satuan 2 = satuan dari bahan kedua yang diperlukan.
  • Bahan 3 = bahan ketiga yang diperlukan.
  • Volume 3 = volume dari bahan ketiga yang diperlukan.
  • Satuan 3 = satuan dari bahan ketiga yang diperlukan.
  • Bahan 4 = bahan keempat yang diperlukan.
  • Volume 4 = volume dari bahan keempat yang diperlukan.
  • Satuan 4 = satuan dari bahan keempat yang diperlukan.
  • Bahan 5 = bahan kelima yang diperlukan. Bila bahan kelima sudah tidak diperlukan pilih NA.
  • Volume 5 = volume dari bahan kelima yang diperlukan. Bila bahan kelima tidak ada maka isi volume 0.
  • Satuan 5 = satuan dari bahan kelima yang diperlukan.
  • Bahan 6 = bahan keenam yang diperlukan. Bila bahan keenam sudah tidak diperlukan pilih NA.
  • Volume 6 = volume dari bahan keenam yang diperlukan. Bila bahan keenam tidak ada maka isi volume 0.
  • Satuan 6 = satuan dari bahan keenam yang diperlukan.
  • Bahan 7 = bahan ketujuh yang diperlukan. Bila bahan ketujuh sudah tidak diperlukan pilih NA.
  • Volume 7 = volume dari bahan ketujuh yang diperlukan.Bila bahan ketujuh tidak ada maka isi volume 0.
  • Satuan 7 = satuan dari bahan ketujuh yang diperlukan.
  • Bahan 8 = bahan kedelapan yang diperlukan. Bila bahan kedelapan sudah tidak diperlukan pilih NA.
  • Volume 8 = volume dari bahan kedelapan yang diperlukan.Bila bahan kedelapan tidak ada maka isi volume 0.
  • Satuan 8 = satuan dari bahan kedelapan yang diperlukan.
  • Bahan 9 = bahan kesembilan yang diperlukan. Bila bahan kesembilan sudah tidak diperlukan pilih NA.
  • Volume 9 = volume dari bahan kesembilan yang diperlukan.Bila bahan kesembilan tidak ada maka isi volume 0.
  • Satuan 9 = satuan dari bahan kesembilan yang diperlukan.
  • Bahan 10 = bahan kesepuluh yang diperlukan. Bila bahan kesepuluh sudah tidak diperlukan pilih NA.
  • Volume 10 = volume dari bahan kesepuluh yang diperlukan.Bila bahan kesepuluh tidak ada maka isi volume 0.
  • Satuan 10 = satuan dari bahan kesepuluh yang diperlukan.
  • Bahan 11 = bahan kesebelas yang diperlukan. Bila bahan kesebelas sudah tidak diperlukan pilih NA.
  • Volume 11 = volume dari bahan kesebelas yang diperlukan.Bila bahan kesebelas tidak ada maka isi volume 0.
  • Satuan 11 = satuan dari bahan kesebelas yang diperlukan.
  • Bahan 12 = bahan keduabelas yang diperlukan. Bila bahan keduabelas sudah tidak diperlukan pilih NA.
  • Volume 12 = volume dari bahan keduabelas yang diperlukan.Bila bahan keduabelas tidak ada maka isi volume 0.
  • Satuan 12 = satuan dari bahan keduabelas yang diperlukan.
  • Harga satuan = harga satuan dari menu dapur yang dihasilkan berdasarkan hasil analisa standar menu dapur dari data yang diinputkan.
  • Tools Delete = untuk menghapus data analisa menu dapur.
  • Tools Edit = untuk mengubah data analisa menu dapur.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data analisa menu dapur.

 

7. Kebutuhan Bahan Dapur

Berisi informasi data kebutuhan bahan dapur dari rencana volume produksi masakan yang akan dibuat. Informasi kita masukan melalui form Kebutuhan Bahan Dapur yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat kebutuhan volume rencana produksi diinputkan maka sistem secara otomatis akan menghitungkan kebutuhan bahan dan bumbu yang diperlukan untuk membuat sejumlah volume produk/masakan rencana. Dasar perhitungan kebutuhan bahan dan bumbu adalah dari standar analisa menu dapur yang telah ditetapkan sebelumnya.

Informasi yang terdapat di tabel data kebutuhan bahan dapur adalah :

  • Kode menu = Kode dari menu.
  • Nama menu = nama dari menu.
  • Volume = rencana volume produksi menu.
  • Satuan = satuan dari produk menu.
  • Tanggal = tanggal produksi.
  • Kode bahan = kode dari bahan.
  • Nama bahan = nama dari bahan.
  • Volume = volume dari bahan.
  • Satuan = satuan dari bahan.
  • Harga = harga dari bahan
  • Nilai = nilai dari bahan = volume bahan x harga bahan.
  • Total nilai bahan = jumlah dari nilai bahan.
  • Tools Delete = untuk menghapus data kebutuhan bahan.
  • Tools Edit = untuk mengubah data kebutuhan bahan.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data kebutuhan bahan.

 

8. Rangkuman Kebutuhan Bahan

Berisi informasi data jumlah kebutuhan bahan dari rencana volume produksi masakan yang akan dibuat. Informasi ini hasil dari pengelompokan jumlah kebutuhan bahan dan bumbu dari setiap rencana produk masakan yang akan dibuat. Rangkuman Kebutuhan Bahan digunakan untuk mengetahui jumlah bahan yang perlu disediakan (pembelian bahan) untuk memproduksi rencana produk masakan.

Informasi yang terdapat di tabel data rangkuman kebutuhan bahan adalah :

  • Kode bahan = Kode dari bahan.
  • Nama bahan = nama dari bahan.
  • Volume = jumlah volume dari bahan.
  • Satuan = satuan dari bahan.
  • Harga = harga dari bahan.
  • Nilai = nilai dari bahan = volume bahan x harga bahan.
  • Tools Delete = untuk menghapus data rangkuman kebutuhan bahan.
  • Tools Edit = untuk mengubah data rangkuman kebutuhan bahan.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data rangkuman kebutuhan bahan.

 

9. Pembelian Bahan

Berisi informasi data pembelian bahan untuk rencana volume produksi masakan yang akan dibuat. Informasi kita masukan melalui form Pembelian Bahan yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data pembelian bahan diinputkan maka tabel stok bahan akan bertambah.

Informasi yang terdapat di tabel data pembelian bahan adalah :

  • No pembelian = nomer dari pembelian bahan.
  • Tgl pembelian = tanggal pembelian bahan.
  • Kode bahan = kode dari bahan.
  • Nama bahan = nama dari bahan.
  • Jumlah = volume dari bahan yang dibeli.
  • Satuan = satuan dari bahan.
  • Harga = harga dari bahan.
  • Nilai = nilai dari bahan = jumlah bahan x harga bahan.
  • Tools Delete = untuk menghapus data pembelian bahan.
  • Tools Edit = untuk mengubah data pembelian bahan.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data pembelian bahan.

 

10. Pemakaian Bahan

Berisi informasi data pemakaian bahan untuk produksi masakan. Informasi kita masukan melalui form Pemakaian Bahan yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data pemakaian bahan diinputkan maka tabel stok bahan akan berkurang.

Informasi yang terdapat di tabel data pemakaian bahan adalah :

  • No pemakaian = nomer dari pemakaian bahan.
  • Tgl pemakaian = tanggal pemakaian bahan.
  • Kode bahan = kode dari bahan.
  • Nama bahan = nama dari bahan.
  • Jumlah = volume dari bahan yang dipakai.
  • Satuan = satuan dari bahan.
  • Harga = harga dari bahan.
  • Nilai = nilai dari bahan = jumlah bahan x harga bahan.
  • Tools Delete = untuk menghapus data pemakaian bahan.
  • Tools Edit = untuk mengubah data pemakaian bahan.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data pemakaian bahan.

 

11. Biaya Pengeluaran (Fix Cost, bahan bakar, penyusutan dan Overhead)

Berisi informasi data biaya pengeluaran untuk produksi masakan. Biaya pengeluaran berupa biaya-biaya diluar pembelian bahan (variabel cost) atau diluar biaya dari analisa harga satuan menu masakan. Informasi kita masukan melalui form Biaya Pengeluaran yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data biaya pengeluaran diinputkan maka tabel laba-rugi akan berubah.

Informasi yang terdapat di tabel data biaya pengeluaran adalah :

  • Kode pengeluaran = kode dari pengeluaran.
  • Nama pengeluaran = nama dari pengeluaran. Misal: pembayaran listrik, bahan bakar, upah, kebersihan, penyusutan alat dll
  • Tgl pengeluaran = tanggal pengeluaran.
  • Jumlah = jumlah volume dari pengeluaran. Misalnya : 1
  • Satuan = satuan dari pengeluaran. Misalnya : bulan
  • Nilai = nilai dari pengeluaran = volume pengeluaran x harga.
  • Tools Delete = untuk menghapus data biaya pengeluaran.
  • Tools Edit = untuk mengubah data biaya pengeluaran.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data biaya pengeluaran.

 

12. Hasil Produksi Dapur

Berisi informasi data hasil produksi dapur dari kegiatan produksi masakan yang dibuat. Informasi kita masukan melalui form Hasil Produksi Dapur yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data hasil produksi dapur diinputkan maka tabel stok produk masakan akan bertambah.

Informasi yang terdapat di tabel data hasil produksi dapur adalah :

  • No produksi = nomor dari produksi.
  • Tgl produksi = tanggal produksi.
  • Kode menu = kode dari menu.
  • Nama menu = nama dari menu.
  • Jumlah = jumlah volume dari produk masakan.
  • Satuan = satuan dari produk.
  • Harga = harga dari produk masakan.
  • Nilai = nilai dari produk masakan= jumlah produk x harga produk.
  • Tools Delete = untuk menghapus data hasil produksi masakan.
  • Tools Edit = untuk mengubah data hasil produksi masakan.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data hasil produksi masakan.

 

13. Penjualan Produk Dapur

Berisi informasi data penjualan produk dapur dari kegiatan penjualan masakan. Informasi kita masukan melalui form Penjualan Produk Dapur yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data penjualan produk dapur (masakan) diinputkan maka tabel stok produk dapur akan berkurang.

Informasi yang terdapat di tabel data penjualan produk dapur adalah :

  • No penjualan = nomor dari penjualan.
  • Tgl penjualan = tanggal penjualan.
  • Kode menu = kode dari menu.
  • Nama menu = nama dari menu.
  • Jumlah = jumlah volume penjualan dari produk masakan.
  • Satuan = satuan dari produk masakan.
  • Harga = harga penjualan dari produk masakan.
  • Nilai = nilai dari penjualan produk masakan = jumlah produk masakan x harga produk masakan.
  • Tools Delete = untuk menghapus data penjualan produk masakan.
  • Tools Edit = untuk mengubah data penjualan produk masakan.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data penjualan produk masakan.

 

14. Stock Bahan

Berisi informasi data stock bahan. Informasi didapat dari hasil analisa dari informasi pembelian dan pemakaian bahan untuk produksi masakan sehingga stock bahan dan nilai stock bahan dapat termonitor setiap saat. Dengan kita dapat memonitor persediaan stock bahan secara cepat maka kita dapat mengatur program pembelian bahan yang lebih baik sehingga tidak terjadi kekosongan stock bahan yang dapat merugikan jalannya usaha dapur. Selain itu data nilai stock yang ada dapat memperkirakan laba rugi setiap saat sebagai bahan pengambilan keputusan bagi pemilik usaha dapur.

Informasi yang terdapat di tabel data stock bahan adalah :

  • Kode bahan = kode dari bahan.
  • Nama bahan = nama dari bahan.
  • Jumlah = jumlah stock bahan.
  • Satuan = satuan dari bahan.
  • Harga = harga dari bahan.
  • Nilai = nilai dari stock bahan = jumlah stock bahan x harga bahan.
  • Tools Delete = untuk menghapus data stock bahan.
  • Tools Edit = untuk mengubah data stock bahan.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data stock bahan.

 

15. Stock Produk Dapur

Berisi informasi data stock produk dapur. Informasi didapat dari hasil analisa dari informasi produksi masakan dan penjualan produk dapur sehingga stock produk dapur dan nilai stock produk dapur dapat termonitor setiap saat. Dengan kita dapat memonitor persediaan stock produk dapur secara cepat maka kita dapat mengatur program pemasaran produk dapur yang lebih baik sehingga tidak terjadi kekosongan stock produk dapur yang dapat merugikan jalannya usaha dapur. Selain itu data nilai stock yang ada dapat memperkirakan laba rugi setiap saat sebagai bahan pengambilan keputusan bagi pemilik usaha dapur.

Informasi yang terdapat di tabel data stock produk dapur adalah :

  • Kode menu = kode dari menu.
  • Nama menu = nama dari menu.
  • Jumlah = jumlah stock produk dapur.
  • Satuan = satuan dari produk dapur.
  • Harga = harga dari produk dapur.
  • Nilai = nilai dari stock produk dapur = jumlah stock produk dapur x harga produk dapur.
  • Tools Delete = untuk menghapus data stock produk dapur.
  • Tools Edit = untuk mengubah data stock produk dapur.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data stock produk dapur.

 

16. Monitoring Bahan Dapur

Berisi informasi tentang monitoring bahan dapur seperti kebutuhan bahan, pembelian bahan, pemakaian bahan, stock bahan dan deviasi bahan. Monitoring bahan dapur berguna untuk menganalisa proses jalannya produksi dapur dan dapat digunakan sebagai evaluasi standar analisa menu yang telah ditetapkan. Sehingga pengambilan keputusan bisnis dapat lebih baik.

Informasi yang terdapat di tabel data monitoring bahan dapur adalah :

  • Kode bahan = kode dari bahan.
  • Nama bahan = nama dari bahan.
  • Volume kebutuhan = volume dari kebutuhan bahan.
  • Satuan = satuan dari bahan.
  • Harga = harga dari bahan.
  • Nilai kebutuhan = nilai dari kebutuhan bahan.
  • Volume pembelian = jumlah bahan yang telah dibeli.
  • Satuan = satuan dari bahan.
  • Harga = harga dari pembelian.
  • Nilai pembelian = nilai dari pembelian.
  • Volume stock = jumlah volume stock dari bahan.
  • Satuan = satuan dari bahan.
  • Harga = harga dari bahan.
  • Nilai stock = nilai dari stock bahan.
  • Volume deviasi = deviasi dari rencana bahan dan pembelian.
  • Satuan = satuan dari bahan.
  • Nilai deviasi = nilai dari deviasi bahan.
  • Tools Delete = untuk menghapus data monitoring bahan dapur.
  • Tools Edit = untuk mengubah data monitoring bahan dapur.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data monitoring bahan dapur.

 

17. Laba Rugi Produk Dapur

Berisi informasi data laba rugi produk dapur dari informasi semua transaksi pengeluaran dan pemasukan dapur. Informasi laba rugi produk dapur adalah hasil dari analisa penjualan dikurang pembelian/pengeluaran dan di tambah stock. Melalui tabel laba rugi produk dapur kita dapat termonitor kondisi laba-rugi setiap saat. Dengan kita dapat memonitor laba rugi setiap saat maka kita dapat mengatur kebijakan pengambilan keputusan bagi para pemilik usaha dapur agar perusahaan dapat terus berkembang dan dapat melayani kebutuhan masyarakat.

Informasi yang terdapat di tabel data laba rugi produk dapur adalah :

  • Kode menu = kode dari menu.
  • Nama menu = nama dari menu.
  • Volume produksi dapur = volume dari produksi dapur.
  • Nilai produksi dapur = nilai dari produksi dapur.
  • Volume penjualan = jumlah volume dari penjualan produk dapur.
  • Nilai penjualan = nilai dari penjualan produk dapur.
  • Volume stock = jumlah volume stock produk dapur.
  • Satuan = satuan dari produk dapur.
  • Nilai stock = nilai dari stock produk dapur.
  • Tools Delete = untuk menghapus data laba rugi produk dapur.
  • Tools Edit = untuk mengubah data laba rugi produk dapur.
  • Tools Cetak = untuk mencetak data laba rugi produk dapur.

 

18. Laporan

Berisi laporan-laporan dan analisa yang kita perlukan berkaitan dengan Manajemen Dapur dari data yang telah kita input dan dapat dicetak (print). Laporan ini terdiri dari:

  • Laporan Data Dapur
  • Laporan Data Menu Dapur
  • Laporan Data Bahan Dapur
  • Laporan Data Aset Dapur
  • Laporan Analisa Standar Menu Dapur
  • Laporan Kebutuhan Bahan per Bulan
  • Laporan Kebutuhan Bahan per Periode
  • Laporan Kebutuhan Bahan per Tahun
  • Laporan Rangkuman Kebutuhan Bahan
  • Laporan Pembelian Bahan per Bulan
  • Laporan Pembelian Bahan per Periode
  • Laporan Pembelian Bahan per Tahun
  • Laporan Pemakaian Bahan per Bulan
  • Laporan-Pemakaian-Bahan per Periode
  • Laporan Pemakaian Bahan per Tahun
  • Laporan Hasil Produksi Dapur per Bulan
  • Laporan Hasil Produksi Dapur per Periode
  • Laporan Hasil Produksi Dapur per Tahun
  • Laporan Penjualan Produk Dapur per Bulan
  • Laporan Penjualan Produk Dapur per Periode
  • Laporan Penjualan Produk Dapur per Tahun
  • Laporan Stock Bahan
  • Laporan Stock Produk Dapur
  • Laporan Biaya Pengeluaran Dapur per Bulan
  • Laporan Biaya Pengeluaran Dapur per Periode
  • Laporan Biaya Pengeluaran Dapur per Tahun
  • Laporan Monitoring Bahan Dapur
  • Laporan Laba-Rugi Usaha Dapur

Semoga fitur Manajemen Dapur dapat bermanfaat bagi semua pemilik usaha dapur dalam mengembangkan usahanya untuk menyediakan makanan yang berkualitas untuk masyarakat. Sehingga masyarakat yang ingin mendapatkan olahan pangan dapat terlayani dengan baik. Karena RANJANANUSA dengan Rasa Hati yang Kuat (Cinta) hadir untuk kemajuan Indonesia.