TENTANG MANAJEMEN UMKM PENGOLAHAN PANGAN

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pengolahan Pangan menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan makanan untuk rakyat Indonesia. Banyak lapangan kerja yang tercipta disana karena UMKM Pengolahan Pangan adalah bentuk hilirisasi hasil produksi pertanian, peternakan dan perikanan. Karena begitu pentingnya UMKM Pengolahan Pangan terhadap kemajuan bangsa maka kita harus membuat para UMKM Pengolahan Pangan terus berkembang. RANJANANUSA hadir ditengah-tengah para UMKM Pengolahan Pangan dengan Rasa Hati Yang Kuat (Cinta) / RANJANA dan dengan segala sumber daya yang kami miliki untuk kemajuan UMKM Pengolahan Pangan seluruh Indonesia atau Nusantara (NUSA). Meningkatkan kemampuan Manajemen UMKM Pengolahan Pangan seluruh Indonesia berarti mendorong terbukanya lapangan kerja untuk rakyat karena inilah tujuan kami RANJANANUSA.
Dalam memanajemen UMKM Pengolahan Pangan banyak permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh para pengusaha UMKM Pengolahan Pangan, seperti:
- Bagaimana menginventaris dan mengolah data produk yang standar?
- Bagaimana menginventaris dan mengolah data bahan yang banyak secara efesien?
- Bagaimana menginventaris dan mengolah data karyawan yang banyak secara efesien?
- Bagaimana membuat analisa produk yang standar dan menghitung analisa harga satuannya dari unsur-unsur penyusunnya yang berupa bahan dan tenaga?
- Bagaimana menghitung kebutuhan bahan yang diperlukan dari rencana volume produksi yang direncanakan dan biaya langsung yang perlu dikeluarkan berdasarkan analisa produk yang standar yang telah ditetapkan dengan cepat dan akurat?
- Bagaimana menghitung total kebutuhan bahan yang diperlukan dari rencana produksi dengan cepat dan akurat?
- Bagaimana memanajemen data pembelian bahan dengan rapih dan mengolahnya dengan efesien?
- Bagaimana memanajemen data pemakaian bahan dengan rapih dan mengolahnya dengan efesien?
- Bagaimana memanajemen data biaya pengeluaran overhead, penyusutan dan fix cost dan mengolahnya dengan efesien?
- Bagaimana memanajemen data hasil produksi dan mengolahnya dengan efesien?
- Bagaimana memanajemen data penjualan produk dan mengolahnya dengan efesien?
- Bagaimana memonitor data stock bahan dan produk setiap saat dengan cepat? dan mengetahui nilai stocknya pada setiap saat?
- Bagaimana memanajemen absen karyawan dan gaji karyawan dengan efesien?
- Bagaimana memonitoring pemakaian bahan dibandingkan rencana kebutuhan bahan dari standar yang telah ditetapkan?
- Bagaimana menghitung laba rugi yang ada secara cepat sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pemilik UMKM Pengolahan Pangan?
Melalui fitur ini RANJANANUSA ingin membantu semua UMKM Pengolahan Pangan di seluruh Indonesia dalam memanajemen usahanya.
Ada 22 sub-fitur pada fitur Sistem Manajemen UMKM Pengolahan Pangan yang semuanya harus dipelajari dan diisi agar mendapatkan manfaat optimum dari fitur ini, yaitu:
1. Tentang Manajemen UMKM Pengolahan Pangan
Berisi informasi dan petunjuk penggunaan fitur Manajemen UMKM Pengolahan Pangan.
2. Data UMKM Pengolahan Pangan
Berisi informasi Data UMKM Pengolahan Pangan dimana informasinya kita inputkan melalui form Data UMKM yang akan tampil saat kita klik Add Data.
Informasi yang terdapat di tabel data UMKM Pengolahan Pangan adalah :
- Kode UMKM = Kode dari UMKM.
- Nama UMKM = Nama dari UMKM.
- Nama provinsi = lokasi provinsi dari UMKM.
- Nama kabupaten = lokasi kabupaten dari UMKM.
- Alamat = lokasi alamat dari UMKM.
- Telpon = telpon dari UMKM.
- Jenis Pengolahan = jenis dari usaha pengolahan. Misalnya : Pengolahan Nuget Ikan, Pengolahan keripik singkong dll
- Tools Delete = untuk menghapus data UMKM.
- Tools Edit = untuk mengubah data UMKM.
- Tools Cetak = untuk mencetak data UMKM.
3. Data Produk
Berisi informasi Data Produk UMKM Pengolahan Pangan dimana informasinya kita inputkan melalui form Data Produk yang akan tampil saat kita klik Add Data. Data produk dapat mempermudah kita menyimpan jenis-jenis produk yang akan kita buat dan sebagai dasar dalam membuat standar analisa komposisi bahan dan tenaga pada fitur-fitur berikutnya terutama ketika jumlah produk sudah sangat banyak.
Informasi yang terdapat di tabel data UMKM Pengolahan Pangan adalah :
- Kode produk = Kode dari produk UMKM.
- Nama produk = Nama dari produk UMKM. Misalnya : Keripik singkong manis, Keripik singkong asin dll
- Satuan = satuan dari produk. Misalnya : kg, bungkus, dll
- Spek = spek dari produk yang dihasilkan.
- Harga penjualan = harga penjual dari produk.
- Tools Delete = untuk menghapus data produk UMKM.
- Tools Edit = untuk mengubah data produk UMKM.
- Tools Cetak = untuk mencetak data produk UMKM.
4. Data Bahan
Berisi informasi Data Bahan Material yang kita butuhkan untuk membuat sebuah produk. Data Bahan informasinya kita inputkan melalui form Data Bahan yang akan tampil saat kita klik Add Data. Data bahan dapat mempermudah kita untuk menyimpan jenis-jenis bahan yang kita perlukan dan sebagai dasar dalam membuat standar analisa komposisi bahan pada fitur berikutnya terutama ketika jumlah bahan sudah sangat banyak.
Informasi yang terdapat di tabel data bahan adalah :
- Kode bahan = Kode dari bahan untuk membuat produk.
- Nama bahan = Nama dari bahan. Misalnya : gula pasir, garam, cabe bubuk dll
- Satuan = satuan dari bahan. Misalnya : kg, bungkus, dll
- Spek = spek dari bahan yang diperlukan. Misalnya: gula pasir murni dari tebu
- Harga = harga dari bahan.
- Tools Delete = untuk menghapus data bahan.
- Tools Edit = untuk mengubah data bahan.
- Tools Cetak = untuk mencetak data bahan.
5. Data Aset (Terdepresiasi atau menyusut)
Berisi informasi data aset UMKM yang mengalami depresiasi/penyusutan akibat penggunaan alat, seperti mesin pemotong, blender, frezer dll dimana informasinya kita inputkan melalui form Data Aset yang akan tampil saat kita klik Add Data. Data aset digunakan untuk mengetahui nilai penyusutan, menentukan harga produk dan laba-rugi.
Informasi yang terdapat di tabel aset adalah :
- Kode aset = Kode dari aset UMKM.
- Nama aset = Nama dari aset UMKM. Misalnya : mesin pemotong, blender, frezer dll yang memiliki umur pemakaian
- Spek = spesifikasi dari barang aset UMKM.
- Jumlah aset = jumlah dari aset UMKM.
- Satuan = satuan dari aset UMKM.
- Harga aset = harga pembelian aset UMKM.
- Nilai aset = jumlah aset x harga aset = nilai dari aset.
- Umur aset = usia pemanfaatan aset dalam tahun.
- Nilai penyusutan = nilai penyusutan dari aset dalam satuan bulan.
- Tools Delete = untuk menghapus data aset.
- Tools Edit = untuk mengubah data aset.
- Tools Cetak = untuk mencetak data aset.
6. Kategori Tenaga
Berisi informasi data kategori tenaga seperti nama kategori dan upah, dimana informasinya kita inputkan melalui form Kategori Tenaga yang akan tampil saat kita klik Add Data. Data kategori tenaga digunakan untuk membuat standar analisa produksi dan kebutuhan biaya upah dari setiap rencana produksi sebagai bahan kontrol menentukan harga produk dan laba-rugi.
Informasi yang terdapat di tabel kategori tenaga adalah :
- Kode kategori = Kode dari kategori tenaga.
- Nama kategori = Nama dari kategori tenaga. Misalnya : pekerja produksi, pekerja pengemasan dll
- Upah = nilai upah dari kategori pekerja
- Tools Delete = untuk menghapus data kategori.
- Tools Edit = untuk mengubah data kategori.
- Tools Cetak = untuk mencetak data kategori.
7. Data Karyawan
Berisi informasi data karyawan/pekerja. Informasi kita masukan melalui form Data Karyawan yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data karyawan kita input kedalam tabel karyawan maka secara otomatis akan masuk juga kedalam tabel absen dan gaji karyawan.
Informasi yang terdapat di tabel data karyawan adalah :
- Kode karyawan = Kode dari karyawan.
- Nama karyawan = nama dari karyawan
- Kode kategori = kode dari kategori karyawan
- Nama kategori = nama dari kategori karyawan
- Tempat lahir = lokasi dimana karyawan lahir
- Tanggal lahir = tanggal lahirnya karyawan
- Jenis kelamin = jenis kelamin karyawan
- Usia = usia dari karyawan
- Status = status dari karyawan seperti: menikah dan belum menikah
- Gaji = nilai gaji dari karyawan
- Alamat = alamat tinggal karyawan
- No telpon = nomer telpon dari karyawan
- Pendidikan = pendidikan akhir dari karyawan
- Pengalaman = pengalaman kerja dari karyawan
- Tools Delete = untuk menghapus data karyawan.
- Tools Edit = untuk mengubah data karyawan.
- Tools Cetak = untuk mencetak data karyawan.
8. Analisa Produk
Berisi informasi analisa produk dari standar yang kita tetapkan terkait kebutuhan bahan-bahan penyusun produk dan kebutuhan tenaganya untuk membuat produk tersebut secara standar dari pengalaman dan ketentuan. Informasi kita masukan melalui form Analisa Produk yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data analisa kita input maka sistem secara otomatis akan menetapkan informasi ini menjadi standar dan menghitung analisa harga satuan dari setiap produk. Harga satuan dari produk adalah harga berdasarkan penyusun langsung dari proses pembuatan produk (fix cost)/belum termasuk keuntungan. Harga jual produk ditetapkan oleh pengusaha UMKM Pengolahan Pangan dengan mengakomodir biaya fix cost, over head dan keuntungan. Harga jual diinputkan kedalam sub fitur Data Produk.
Informasi yang terdapat di tabel analisa produk adalah :
- Kode produk = Kode dari produk.
- Nama produk = nama dari produk.
- Volume = volume dari produk yang akan dibuat sebagai standar analisa.
- Satuan = satuan dari volume produk.
- Waktu = lama waktu yang diperlukan untuk membuat satu produk dengan volume yang telah ditentukan. Waktu ini akan digunakan sebagai standar produktifitas pembuatan produk.
- Bahan 1 = bahan pertama yang diperlukan.
- Volume 1 = volume dari bahan pertama yang diperlukan.
- Satuan 1 = satuan dari bahan pertama yang diperlukan.
- Bahan 2 = bahan kedua yang diperlukan.
- Volume 2 = volume dari bahan kedua yang diperlukan.
- Satuan 2 = satuan dari bahan kedua yang diperlukan.
- Bahan 3 = bahan ketiga yang diperlukan.
- Volume 3 = volume dari bahan ketiga yang diperlukan.
- Satuan 3 = satuan dari bahan ketiga yang diperlukan.
- Bahan 4 = bahan keempat yang diperlukan.
- Volume 4 = volume dari bahan keempat yang diperlukan.
- Satuan 4 = satuan dari bahan keempat yang diperlukan.
- Bahan 5 = bahan kelima yang diperlukan.
- Volume 5 = volume dari bahan kelima yang diperlukan.
- Satuan 5 = satuan dari bahan kelima yang diperlukan.
- Bahan 6 = bahan keenam yang diperlukan.
- Volume 6 = volume dari bahan keenam yang diperlukan.
- Satuan 6 = satuan dari bahan keenam yang diperlukan.
- Bahan 7 = bahan ketujuh yang diperlukan.
- Volume 7 = volume dari bahan ketujuh yang diperlukan.
- Satuan 7 = satuan dari bahan ketujuh yang diperlukan.
- Bahan 8 = bahan kedelapan yang diperlukan.
- Volume 8 = volume dari bahan kedelapan yang diperlukan.
- Satuan 8 = satuan dari bahan kedelapan yang diperlukan.
- Tenaga 1 = jenis tenaga kerja pertama yang diperlukan.
- Volume 1 = volume tenaga kerja yang pertama yang diperlukan.
- Tenaga 2 = jenis tenaga kerja kedua yang diperlukan.
- Volume 2 = volume tenaga kerja yang kedua yang diperlukan.
- Tenaga 3 = jenis tenaga kerja ketiga yang diperlukan.
- Volume 3 = volume tenaga kerja yang ketiga yang diperlukan.
- Harga satuan = harga satuan dari produk yang dihasilkan berdasarkan hasil analisa standar dari data yang diinputkan.
- Tools Delete = untuk menghapus data analisa produk.
- Tools Edit = untuk mengubah data analisa produk.
- Tools Cetak = untuk mencetak data analisa produk.
9. Kebutuhan Bahan
Berisi informasi data kebutuhan bahan dan tenaga dari rencana volume produksi yang akan dibuat. Informasi kita masukan melalui form Kebutuhan Bahan yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat kebutuhan volume rencana produksi diinputkan maka sistem secara otomatis akan menghitungkan kebutuhan bahan dan tenaga yang diperlukan untuk membuat sejumlah volume produk rencana. Dasar perhitungan kebutuhan bahan dan tenaga adalah dari standar analisa produk yang telah ditetapkan sebelumnya.
Informasi yang terdapat di tabel data kebutuhan bahan adalah :
- Kode produk = Kode dari produk.
- Nama produk = nama dari produk.
- Volume = rencana volume produksi.
- Satuan = satuan dari produk.
- Tanggal = tanggal produksi.
- Kode bahan = kode dari bahan.
- Nama bahan = nama dari bahan.
- Volume = volume dari bahan.
- Satuan = satuan dari bahan.
- Harga = harga dari bahan
- Nilai = nilai dari bahan = volume bahan x harga bahan.
- Total nilai bahan = jumlah dari nilai bahan.
- Kode tenaga = kode dari kategori tenaga.
- Kategori = kategori dari tenaga.
- Volume = volume dari tenaga.
- Satuan = satuan dari tenaga
- Upah = upah dari tenaga
- Nilai = nilai dari tenaga = volume tenaga x upah tenaga.
- Total nilai tenaga = jumlah dari nilai tenaga
- Total nilai = jumlah antara total nilai bahan ditambah total nilai tenaga.
- Tools Delete = untuk menghapus data kebutuhan bahan.
- Tools Edit = untuk mengubah data kebutuhan bahan.
- Tools Cetak = untuk mencetak data kebutuhan bahan.
10. Rangkuman Kebutuhan Bahan
Berisi informasi data jumlah kebutuhan bahan dari rencana volume produksi yang akan dibuat. Informasi ini hasil dari pengelompokan jumlah kebutuhan bahan dari setiap rencana produk yang akan dibuat. Rangkuman Kebutuhan Bahan digunakan untuk mengetahui jumlah bahan yang perlu disediakan (pembelian bahan) untuk memproduksi rencana produk.
Informasi yang terdapat di tabel data rangkuman kebutuhan bahan adalah :
- Kode bahan = Kode dari bahan.
- Nama bahan = nama dari bahan.
- Volume = jumlah volume dari bahan.
- Satuan = satuan dari bahan.
- Harga = harga dari bahan.
- Nilai = nilai dari bahan = volume bahan x harga bahan.
- Tools Delete = untuk menghapus data rangkuman kebutuhan bahan.
- Tools Edit = untuk mengubah data rangkuman kebutuhan bahan.
- Tools Cetak = untuk mencetak data rangkuman kebutuhan bahan.
11. Pembelian Bahan
Berisi informasi data pembelian bahan untuk rencana volume produksi yang akan dibuat. Informasi kita masukan melalui form Pembelian Bahan yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data pembelian bahan diinputkan maka tabel stok bahan akan bertambah.
Informasi yang terdapat di tabel data pembelian bahan adalah :
- No pembelian = nomer dari pembelian bahan.
- Tgl pembelian = tanggal pembelian bahan.
- Kode bahan = kode dari bahan.
- Nama bahan = nama dari bahan.
- Jumlah = volume dari bahan yang dibeli.
- Satuan = satuan dari bahan.
- Harga = harga dari bahan.
- Nilai = nilai dari bahan = jumlah bahan x harga bahan.
- Tools Delete = untuk menghapus data pembelian bahan.
- Tools Edit = untuk mengubah data pembelian bahan.
- Tools Cetak = untuk mencetak data pembelian bahan.
12. Pemakaian Bahan
Berisi informasi data pemakaian bahan untuk produksi produk. Informasi kita masukan melalui form Pemakaian Bahan yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data pemakaian bahan diinputkan maka tabel stok bahan akan berkurang.
Informasi yang terdapat di tabel data pemakaian bahan adalah :
- No pemakaian = nomer dari pemakaian bahan.
- Tgl pemakaian = tanggal pemakaian bahan.
- Kode bahan = kode dari bahan.
- Nama bahan = nama dari bahan.
- Jumlah = volume dari bahan yang dipakai.
- Satuan = satuan dari bahan.
- Harga = harga dari bahan.
- Nilai = nilai dari bahan = jumlah bahan x harga bahan.
- Tools Delete = untuk menghapus data pemakaian bahan.
- Tools Edit = untuk mengubah data pemakaian bahan.
- Tools Cetak = untuk mencetak data pemakaian bahan.
13. Biaya Pengeluaran (Fix Cost, penyusutan dan Overhead)
Berisi informasi data biaya pengeluaran untuk produksi produk. Biaya pengeluaran berupa biaya-biaya diluar pembelian bahan produksi dan upah produksi (variabel cost) atau diluar biaya dari analisa harga satuan produk. Informasi kita masukan melalui form Biaya Pengeluaran yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data biaya pengeluaran diinputkan maka tabel laba-rugi akan berubah.
Informasi yang terdapat di tabel data biaya pengeluaran adalah :
- Kode pengeluaran = kode dari pengeluaran.
- Nama pengeluaran = nama dari pengeluaran. Misal: pembayaran listrik
- Tgl pengeluaran = tanggal pengeluaran.
- Jumlah = jumlah volume dari pengeluaran. Misalnya : 1
- Satuan = satuan dari pengeluaran. Misalnya : bulan
- Nilai = nilai dari pengeluaran = volume pengeluaran x harga.
- Tools Delete = untuk menghapus data biaya pengeluaran.
- Tools Edit = untuk mengubah data biaya pengeluaran.
- Tools Cetak = untuk mencetak data biaya pengeluaran.
14. Hasil Produksi
Berisi informasi data hasil produksi dari kegiatan produksi yang dibuat. Informasi kita masukan melalui form Hasil Produksi yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data hasil produksi diinputkan maka tabel stok produk akan bertambah.
Informasi yang terdapat di tabel data hasil produksi adalah :
- No produksi = nomor dari produksi.
- Tgl produksi = tanggal produksi.
- Kode produk = kode dari produk.
- Nama produk = nama dari produk.
- Jumlah = jumlah volume dari produk.
- Satuan = satuan dari produk.
- Harga = harga dari produk.
- Nilai = nilai dari produk = jumlah produk x harga produk.
- Tools Delete = untuk menghapus data hasil produksi.
- Tools Edit = untuk mengubah data hasil produksi.
- Tools Cetak = untuk mencetak data hasil produksi.
15. Penjualan Produk
Berisi informasi data penjualan produk dari kegiatan penjualan. Informasi kita masukan melalui form Penjualan Produk yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data penjualan produk diinputkan maka tabel stok produk akan berkurang.
Informasi yang terdapat di tabel data penjualan produk adalah :
- No penjualan = nomor dari penjualan.
- Tgl penjualan = tanggal penjualan.
- Kode produk = kode dari produk.
- Nama produk = nama dari produk.
- Jumlah = jumlah volume penjualan dari produk.
- Satuan = satuan dari produk.
- Harga = harga penjualan dari produk.
- Nilai = nilai dari penjualan produk = jumlah produk x harga produk.
- Tools Delete = untuk menghapus data penjualan produk.
- Tools Edit = untuk mengubah data penjualan produk.
- Tools Cetak = untuk mencetak data penjualan produk.
16. Stock Bahan
Berisi informasi data stock bahan. Informasi didapat dari hasil analisa dari informasi pembelian dan pemakaian bahan untuk produksi sehingga stock bahan dan nilai stock bahan dapat termonitor setiap saat. Dengan kita dapat memonitor persediaan stock bahan secara cepat maka kita dapat mengatur program pembelian material yang lebih baik sehingga tidak terjadi kekosongan stock bahan yang dapat merugikan jalannya usaha. Selain itu data nilai stock yang ada dapat memperkirakan laba rugi setiap saat sebagai bahan pengambilan keputusan bagi pemilik UMKM Pengolahan Pangan.
Informasi yang terdapat di tabel data stock bahan adalah :
- Kode bahan = kode dari bahan.
- Nama bahan = nama dari bahan.
- Jumlah = jumlah stock bahan.
- Satuan = satuan dari bahan.
- Harga = harga dari bahan.
- Nilai = nilai dari stock bahan = jumlah stock bahan x harga bahan.
- Tools Delete = untuk menghapus data stock bahan.
- Tools Edit = untuk mengubah data stock bahan.
- Tools Cetak = untuk mencetak data stock bahan.
17. Stock Produk
Berisi informasi data stock produk. Informasi didapat dari hasil analisa dari informasi produksi dan penjualan produk sehingga stock produk dan nilai stock produk dapat termonitor setiap saat. Dengan kita dapat memonitor persediaan stock produk secara cepat maka kita dapat mengatur program pemasaran produk yang lebih baik sehingga tidak terjadi kekosongan stock produk yang dapat merugikan jalannya usaha. Selain itu data nilai stock yang ada dapat memperkirakan laba rugi setiap saat sebagai bahan pengambilan keputusan bagi pemilik UMKM Pengolahan Pangan.
Informasi yang terdapat di tabel data stock produk adalah :
- Kode produk = kode dari produk.
- Nama produk = nama dari produk.
- Jumlah = jumlah stock produk.
- Satuan = satuan dari produk.
- Harga = harga dari produk.
- Nilai = nilai dari stock produk = jumlah stock produk x harga produk.
- Tools Delete = untuk menghapus data stock produk.
- Tools Edit = untuk mengubah data stock produk.
- Tools Cetak = untuk mencetak data stock produk.
18. Absen Karyawan
Berisi informasi data absen karyawan. Informasi absen karyawan kita masukan melalui form Absen Karyawan yang akan tampil saat kita klik Add Data. Saat data absen karyawan diinputkan maka tabel gaji karyawan akan bertambah.
Informasi yang terdapat di tabel data absen karyawan adalah :
- Kode karyawan = kode dari karyawan.
- Nama karyawan = nama dari karyawan.
- Kode katagori = kode dari katagori karyawan.
- Nama kategori = nama dari kategori karyawan.
- Tanggal masuk = tanggal masuk.
- Tanggal pulang = tanggal pulang dari karyawan.
- Jam masuk = waktu jam masuk dari karyawan.
- Jam pulang = waktu jam pulang dari karyawan.
- Jam kerja = jam kerja dari karyawan = jam pulang - jam masuk.
- Realisasi kerja = kegiatan pekerjaan yang berhasil dilakukan oleh karyawan saat waktu bekerja.
- Keterangan = informasi lain yang terkait pekerjaan karyawan.
- Tools Delete = untuk menghapus data absen karyawan.
- Tools Edit = untuk mengubah data absen karyawan.
- Tools Cetak = untuk mencetak data absen karyawan.
19. Gaji Karyawan
Berisi informasi data gaji karyawan. Informasi gaji karyawan hasil dari analisa absen karyawan.
Informasi yang terdapat di tabel data gaji karyawan adalah :
- Kode karyawan = kode dari karyawan.
- Nama karyawan = nama dari karyawan.
- Kode katagori = kode dari katagori karyawan.
- Nama kategori = nama dari kategori karyawan.
- Tanggal masuk = tanggal masuk.
- Tanggal pulang = tanggal pulang dari karyawan.
- Jam masuk = waktu jam masuk dari karyawan.
- Jam pulang = waktu jam pulang dari karyawan.
- Lama kerja = lama kerja dari karyawan = jam pulang - jam masuk.
- Gaji = gaji dari karyawan.
- Nilai gaji = nilai gaji dari karyawan karena bekerja.
- Keterangan = informasi lain yang terkait gaji karyawan.
- Tools Delete = untuk menghapus data gaji karyawan.
- Tools Edit = untuk mengubah data gaji karyawan.
- Tools Cetak = untuk mencetak data gaji karyawan.
20. Monitoring Bahan
Berisi informasi tentang monitoring bahan seperti kebutuhan bahan, pembelian bahan, pemakaian bahan, stock bahan dan deviasi bahan. Monitoring bahan berguna untuk menganalisa proses jalannya produksi dan dapat digunakan sebagai evaluasi standar analisa yang telah ditetapkan. Sehingga pengambilan keputusan bisnis dapat lebih baik.
Informasi yang terdapat di tabel data monitoring bahan adalah :
- Kode bahan = kode dari bahan.
- Nama bahan = nama dari bahan.
- Volume kebutuhan = volume dari kebutuhan bahan.
- Satuan = satuan dari bahan.
- Harga = harga dari bahan.
- Nilai kebutuhan = nilai dari kebutuhan bahan.
- Volume pembelian = jumlah bahan yang telah dibeli.
- Satuan = satuan dari bahan.
- Harga = harga dari pembelian.
- Nilai pembelian = nilai dari pembelian.
- Volume stock = jumlah volume stock dari bahan.
- Satuan = satuan dari bahan.
- Harga = harga dari bahan.
- Nilai stock = nilai dari stock bahan.
- Volume deviasi = deviasi dari rencana bahan dan pembelian.
- Satuan = satuan dari bahan.
- Nilai deviasi = nilai dari deviasi bahan.
- Tools Delete = untuk menghapus data monitoring bahan.
- Tools Edit = untuk mengubah data monitoring bahan.
- Tools Cetak = untuk mencetak data monitoring bahan.
21. Laba Rugi Produk
Berisi informasi data laba rugi produk dari informasi semua transaksi pengeluaran dan pemasukan. Informasi laba rugi produk adalah hasil dari analisa penjualan dikurang pembelian/pengeluaran dan di tambah stock. Melalui tabel laba rugi produk kita dapat termonitor kondisi laba-rugi setiap saat. Dengan kita dapat memonitor laba rugi setiap saat maka kita dapat mengatur kebijakan pengambilan keputusan bagi para pemilik UMKM Pengolahan Pangan agar perusahaan dapat terus berkembang dan dapat melayani kebutuhan masyarakat.
Informasi yang terdapat di tabel data laba rugi produk adalah :
- Kode produk = kode dari produk.
- Nama produk = nama dari produk.
- Volume produksi = volume dari produksi.
- Nilai produksi = nilai dari produksi.
- Volume penjualan = jumlah volume dari penjualan produk.
- Nilai penjualan = nilai dari penjualan produk.
- Volume stock = jumlah volume stock produk.
- Satuan = satuan dari produk.
- Nilai stock = nilai dari stock produk.
- Tools Delete = untuk menghapus data laba rugi produk.
- Tools Edit = untuk mengubah data laba rugi produk.
- Tools Cetak = untuk mencetak data laba rugi produk.
22. Laporan
Berisi laporan-laporan dan analisa yang kita perlukan berkaitan dengan Manajemen UMKM Pengolahan Pangan dari data yang telah kita input dan dapat dicetak (print). Laporan ini terdiri dari:
- Laporan Data Produk
- Laporan Data Bahan
- Laporan Data Kategori
- Laporan Data Karyawan
- Laporan Analisa Produk
- Laporan Kebutuhan per Bulan
- Laporan Kebutuhan per Periode
- Laporan Kebutuhan per Tahun
- Laporan Rangkuman Kebutuhan
- Laporan Pembelian per Bulan
- Laporan Pembelian per Periode
- Laporan Pembelian per Tahun
- Laporan Pemakaian Bahan per Bulan
- Laporan-Pemakaian-Bahan per Periode
- Laporan Pemakaian Bahan per Tahun
- Laporan Hasil Produksi per Bulan
- Laporan Hasil Produksi per Periode
- Laporan Hasil Produksi per Tahun
- Laporan Penjualan Produk per Bulan
- Laporan Penjualan Produk per Periode
- Laporan Penjualan Produk per Tahun
- Laporan Stock Bahan
- Laporan Stock Produk
- Laporan Absen Karyawan per Bulan
- Laporan Absen Karyawan per Periode
- Laporan Absen Karyawan per Tahun
- Laporan Gaji Karyawan per Bulan
- Laporan Gaji Karyawan per Periode
- Laporan Gaji Karyawan per Tahun
- Laporan Biaya Pengeluaran per Bulan
- Laporan Biaya Pengeluaran per Periode
- Laporan Biaya Pengeluaran per Tahun
- Laporan Monitoring Bahan
- Laporan Laba-Rugi
Semoga fitur Manajemen UMKM Pengolahan Pangan dapat bermanfaat bagi semua UMKM Pengolahan Pangan dalam mengembangkan usahanya untuk menyediakan makanan yang berkualitas untuk masyarakat. Sehingga masyarakat yang ingin mendapatkan olahan pangan dapat terlayani dengan baik. Karena RANJANANUSA dengan Rasa Hati yang Kuat (Cinta) hadir untuk kemajuan Indonesia.

