TENTANG MANAJEMEN PERTANIAN

Setiap orang butuh makanan untuk menjaga kehidupan mereka. Makanan dihasilkan oleh para petani yang mengolah lahan pertanian. Untuk menjaga pemenuhan kebutuhan makanan maka kita harus menjaga hasil produksi pertanian dan untuk menjaga hasil produksi pertanian maka kita harus membuat para petani sejahtera dengan pengolahan lahan yang efesien, efektif dan ramah lingkungan. RANJANANUSA hadir ditengah-tengah para petani dengan Rasa Hati Yang Kuat (Cinta) dan dengan segala sumber daya yang kami miliki untuk kemajuan petani Nusantara (NUSA). Meningkatkan kemampuan Manajemen Petani seluruh Indonesia berarti mendorong keberhasilan ketahanan pangan untuk rakyat karena inilah tujuan kami RANJANANUSA.
Dalam memanajemen Pertanian banyak permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh para petani, seperti:
- Bagaimana menginventaris dan mengolah data produk pertanian yang standar?
- Bagaimana menginventaris dan mengolah data barang yang banyak secara efesien?
- Bagaimana menginventaris dan mengolah data aset yang banyak secara efesien?
- Bagaimana menginventaris dan mengolah data barang kebutuhan pertanian yang diperlukan secara efesien?
- Bagaimana memanajemen data pembelian barang dengan rapih dan mengolahnya dengan efesien?
- Bagaimana memanajemen data pemakaian barang dengan rapih dan mengolahnya dengan efesien?
- Bagaimana memanajemen data biaya pengeluaran overhead dan fix cost dan mengolahnya dengan efesien?
- Bagaimana memanajemen data hasil produksi pertanian dan mengolahnya dengan efesien?
- Bagaimana memanajemen data penjualan produk pertanian dan mengolahnya dengan efesien?
- Bagaimana memonitor data stock barang dan produk pertanian setiap saat dengan cepat? dan mengetahui nilai stocknya pada setiap saat?
- Bagaimana memonitoring pemakaian barang/bahan dibandingkan rencana kebutuhan barang/bahan pertanian dari standar yang telah ditetapkan?
- Bagaimana menghitung laba rugi pertanian yang ada secara cepat sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi petani dalam mengolah lahan mereka?
Melalui fitur ini RANJANANUSA ingin membantu semua Petani di seluruh Indonesia dalam memanajemen pertanian.
Ada 15 sub-fitur pada fitur Manajemen Pertanian yang semuanya harus dipelajari dan diisi agar mendapatkan manfaat optimum dari fitur ini, yaitu:
1. Tentang Manajemen Pertanian
Berisi informasi dan petunjuk penggunaan fitur Manajemen Pertanian.
2. Data Petani
Berisi informasi Data Petani dimana informasinya kita inputkan melalui form Data Petani yang akan tampil saat kita klik Add Data.
Informasi yang terdapat di tabel data petani adalah :
- Kode petani = Kode dari petani.
- Nama petani = Nama dari petani.
- Nama provinsi = lokasi provinsi dari petani.
- Nama kabupaten = lokasi kabupaten dari petani.
- Alamat = lokasi alamat dari petani.
- Telpon = telpon dari petani.
- Tools Delete = untuk menghapus data petani.
- Tools Edit = untuk mengubah data petani.
- Tools Cetak = untuk mencetak data petani.
3. Data Produk Pertanian
Berisi informasi data produk produk pertanian yang akan dihasilkan, dimana informasinya kita inputkan melalui form Data Produk Pertanian yang akan tampil saat kita klik Add Data.
Informasi yang terdapat di tabel data produk pertanian adalah :
- Kode produk = Kode dari produk pertanian.
- Nama produk = Nama dari produk pertanian. Misal : Jagung manis, ubi jalar, pokcoy dll
- Luas budidaya = luas dari lahan yang diolah untuk menghasilkan produk pertanian dalam satuan.
- Satuan = satuan luas dari lahan (m2).
- Spek/Jenis = spesifikasi dari produk pertanian.
- Harga penjualan = harga satuan dari penjualan produk pertanian.
- Satuan = satuan dari produk.
- Tools Delete = untuk menghapus data produk petani.
- Tools Edit = untuk mengubah data produk petani.
- Tools Cetak = untuk mencetak data produk petani.
4. Data Barang Pertanian
Berisi informasi data barang/bahan pertanian yang digunakan seperti bibit, pupuk, obat-obatan dll. Dimana informasinya kita inputkan melalui form Data Barang Pertanian yang akan tampil saat kita klik Add Data.
Informasi yang terdapat di tabel data barang pertanian adalah :
- Kode barang = Kode dari barang/bahan pertanian.
- Nama barang = Nama dari barang/bahan pertanian. Misal : Jagung manis, ubi jalar, pokcoy dll
- Satuan = satuan barang pertanian.
- Spek/Jenis = spesifikasi dari barang/bahan pertanian.
- Harga = harga dari barang/bahan pertanian.
- Tools Delete = untuk menghapus data barang/bahan petani.
- Tools Edit = untuk mengubah data barang/bahan petani.
- Tools Cetak = untuk mencetak data barang/bahan petani.
5. Data Aset Pertanian
Berisi informasi data aset pertanian yang digunakan seperti tractor, alat penyiram dll. Dimana informasinya kita inputkan melalui form Data Aset Pertanian yang akan tampil saat kita klik Add Data.
Informasi yang terdapat di tabel data aset pertanian adalah :
- Kode aset = Kode dari aset pertanian.
- Nama aset = Nama dari aset pertanian. Misal : tractor, alat penyiram dll
- Spek = spesifikasi dari barang aset pertanian.
- Jumlah aset = jumlah dari barang aset pertanian.
- Satuan = satuan dari barang aset pertanian.
- Harga aset = harga dari barang aset pertanian.
- Nilai aset = jumlah aset x harga aset = nilai dari barang aset pertanian.
- Umur aset = lama dari aset dapat digunakan sampai umur layanannya habis dalam satuan tahun.
- Nilai penyusutan = nilai dari penyusutan barang aset akibat penggunaan barang. Nilai penyusutan aset berguna untuk menghitung beban akibat penyusutan aset dalam satuan bulan
- Tools Delete = untuk menghapus data aset petani.
- Tools Edit = untuk mengubah data aset petani.
- Tools Cetak = untuk mencetak data aset petani.
6. Kebutuhan Barang Pertanian
Berisi informasi data kebutuhan pertanian yang diperlukan dalam pengolahan lahan pertanian. Dimana informasi kebutuhannya kita inputkan melalui form Data Aset Pertanian yang akan tampil saat kita klik Add Data. Informasi data kebutuhan pertanian dapat berasal dari hasil analisa tutorial pertanian atau dari pengalaman selama bertani.
Informasi yang terdapat di tabel data barang pertanian adalah :
- Kode produk = Kode dari produk pertanian yang akan di produksi.
- Nama produk = Nama dari produk pertanian. Misal : jagung manis dll
- Kode barang = Kode dari barang pertanian yang dibutuhkan.
- Nama barang = Nama dari barang pertanian yang dibutuhkan. Misal : bibit jagung manis dll
- Volume = jumlah dari barang pertanian yang dibutuhkan.
- Satuan = satuan dari barang pertanian yang dibutuhkan.
- Harga = harga dari barang pertanian.
- Nilai = volume x harga = nilai dari barang pertanian yang dibutuhkan.
- Tools Delete = untuk menghapus data kebutuhan barang petani.
- Tools Edit = untuk mengubah data kebutuhan barang petani.
- Tools Cetak = untuk mencetak data kebutuhan barang petani.
7. Pembelian Barang Pertanian
Berisi informasi data pembelian barang pertanian yang diperlukan untuk produksi pertanian. Dimana informasi pembelian barang kita inputkan melalui form Data Pembelian Barang Pertanian yang akan tampil saat kita klik Add Data. Informasi data pembelian barang diinputkan dari setiap transaksi pembelian barang.
Informasi yang terdapat di tabel pembelian barang pertanian adalah :
- Nomer Pembelian = Nomer dari pembelian barang pertanian.
- Tgl pembelian = Tanggal pembelian barang pertanian
- Kode produk = Kode dari produk pertanian.
- Nama produk = Nama dari produk pertanian.
- Kode barang = Kode dari barang pertanian yang dibeli.
- Nama barang = Nama dari barang pertanian yang dibeli. Nama barang otomatis tampil dari data kebutuhan barang yang sebelumnya telah diinput pada tabel kebutuhan barang pertanian
- Jumlah = jumlah dari pembelian barang pertanian.
- Satuan = satuan dari barang pertanian.
- Harga = harga dari barang pertanian.
- Nilai = jumlah x harga = nilai dari barang pertanian yang dibeli.
- Tools Delete = untuk menghapus data pembelian barang petani.
- Tools Edit = untuk mengubah data pembelian barang petani.
- Tools Cetak = untuk mencetak data pembelian barang petani.
8. Pemakaian Barang Pertanian
Berisi informasi data pemakaian barang pertanian yang digunakan untuk produksi pertanian. Dimana informasi pemakaian barang kita inputkan melalui form Data Pemakaian Barang Pertanian yang akan tampil saat kita klik Add Data. Informasi data pemakaian barang diinputkan dari setiap pemakaian barang untuk pengolahan pertanian.
Informasi yang terdapat di tabel pemakaian barang pertanian adalah :
- Nomer Pemakaian = Nomer dari pemakaian barang pertanian.
- Tgl pemakaian = Tanggal pemakaian barang pertanian
- Kode produk = Kode dari produk pertanian.
- Nama produk = Nama dari produk pertanian.
- Kode barang = Kode dari barang pertanian yang dipakai.
- Nama barang = Nama dari barang pertanian yang dipakai. Nama barang otomatis tampil dari data pembelian barang yang sebelumnya telah diinput pada tabel pembelian barang pertanian
- Jumlah = jumlah dari pemakaian barang pertanian.
- Satuan = satuan dari barang pertanian.
- Harga = harga dari barang pertanian.
- Nilai = jumlah x harga = nilai dari barang pertanian yang dipakai.
- Tools Delete = untuk menghapus data pemakaian barang petani.
- Tools Edit = untuk mengubah data pemakaian barang petani.
- Tools Cetak = untuk mencetak data pemakaian barang petani.
9. Biaya Pengeluaran (Upah, Fix cost, beban penyusutan dan Overhead)
Berisi informasi data pengeluaran pertanian yang dikeluarkan seperti biaya upah, biaya iuran air, biaya overhead, beban penyusutan atau biaya biaya yang harus dikeluarkan untuk urusan pengolahan pertanian yang diluar tabel kebutuhan. Dimana informasi pengeluaran kita inputkan melalui form Biaya Pengeluaran yang akan tampil saat kita klik Add Data. Informasi data biaya pengeluaran diinputkan dari setiap biaya pengeluaran yang keluar untuk pengolahan pertanian.
Informasi yang terdapat di tabel biaya pengeluaran pertanian adalah :
- Kode Pengeluaran = Kode dari pengeluaran pertanian.
- Nama Pengeluaran = Nama dari pengeluaran pertanian.
- Tgl pengeluaran = Tanggal dari pengeluaran pertanian
- Jumlah = jumlah volume dari pengeluaran pertanian.
- Satuan = satuan dari pengeluaran. Misal bulan, ls dll
- Harga = harga dari satuan pengeluaran.
- Nilai = Jumlah x harga = nilai dari pengeluaran.
- Tools Delete = untuk menghapus data biaya pengeluaran petani.
- Tools Edit = untuk mengubah data biaya pengeluaran petani.
- Tools Cetak = untuk mencetak data biaya pengeluaran petani.
10. Hasil Produksi Pertanian
Berisi informasi data hasil produksi pertanian yang dihasilkan. Dimana informasi hasil produksi kita inputkan melalui form Hasil Produksi yang akan tampil saat kita klik Add Data. Informasi data hasil produksi diinputkan dari setiap produk yang dihasilkan dari pengolahan pertanian.
Informasi yang terdapat di tabel hasil produksi pertanian adalah :
- No Produksi = Nomer dari hasil produk pertanian.
- Tgl produksi = Tanggal dari hasil produk pertanian
- Kode produk = kode dari produk pertanian
- Nama produk = nama dari produk pertanian
- Jumlah = jumlah volume dari hasil produk pertanian.
- Satuan = satuan dari produk.
- Harga = harga dari hasil produk.
- Nilai = Jumlah x harga = nilai dari hasil produk pertanian.
- Tools Delete = untuk menghapus data hasil produk petani.
- Tools Edit = untuk mengubah data hasil produk petani.
- Tools Cetak = untuk mencetak data hasil produk petani.
11. Penjualan Produk Pertanian
Berisi informasi data hasil penjualan produk pertanian. Dimana informasi penjualan produksi kita inputkan melalui form Penjualan Produk Pertanian yang akan tampil saat kita klik Add Data. Informasi data penjualan produk pertanian diinputkan dari setiap produk yang berhasil dijual dari hasil produksi pertanian.
Informasi yang terdapat di tabel penjualan produk pertanian adalah :
- No Penjualan = Nomer dari penjualan hasil pertanian.
- Tgl penjualan = Tanggal dari penjualan hasil produk pertanian
- Kode produk = kode dari produk pertanian yang terjual
- Nama produk = nama dari produk pertanian yang terjual
- Jumlah = jumlah volume dari penjualan produk pertanian.
- Satuan = satuan dari produk.
- Harga = harga dari penjualan produk.
- Nilai = Jumlah x harga = nilai dari penjualan produk pertanian.
- Tools Delete = untuk menghapus data penjualan produk petani.
- Tools Edit = untuk mengubah data penjualan produk petani.
- Tools Cetak = untuk mencetak data penjualan produk petani.
12. Stock Barang Pertanian
Berisi informasi data stock barang pertanian. Dimana informasi stock barang secara otomatis terdata karena adanya aktifitas pembelian dan pemakaian barang untuk pengolahan pertanian. Aktifitas pembelian barang/bahan pertanian akan menambah stock barang dan sebaliknya aktifitas pemakaian barang akan mengurangi stock barang
Informasi yang terdapat di tabel stock barang pertanian adalah :
- Kode produk = kode dari produk pertanian.
- Nama produk = nama dari produk pertanian
- Kode barang = kode dari barang pertanian
- Nama barang = nama dari barang pertanian
- Jumlah = jumlah volume dari stock barang pertanian.
- Satuan = satuan dari barang.
- Harga = harga dari barang.
- Nilai = Jumlah x harga = nilai stock dari barang pertanian.
- Tools Delete = untuk menghapus data stock barang petani.
- Tools Edit = untuk mengubah data stock barang petani.
- Tools Cetak = untuk mencetak data stock barang petani.
13. Stock Produk Pertanian
Berisi informasi data stock produk pertanian. Dimana informasi stock produk pertanian secara otomatis terdata karena adanya aktifitas hasil produksi dan penjualan produk pertanian. Aktifitas hasil produksi akan menambah stock produk dan sebaliknya aktifitas penjualan produk akan mengurangi stock produk
Informasi yang terdapat di tabel stock produk pertanian adalah :
- Kode produk = kode dari produk pertanian.
- Nama produk = nama dari produk pertanian
- Jumlah = jumlah volume dari stock produk pertanian.
- Satuan = satuan dari produk.
- Harga = harga dari produk.
- Nilai = Jumlah x harga = nilai stock dari produk pertanian.
- Tools Delete = untuk menghapus data stock produk pertanian.
- Tools Edit = untuk mengubah data stock produk pertanian.
- Tools Cetak = untuk mencetak data stock produk pertanian.
14. Monitoring Barang Pertanian
Berisi informasi analisa monitoring barang pertanian. Dimana informasi monitoring barang pertanian secara otomatis terdata karena adanya aktifitas hasil pembelian dan pemakaian dari barang pertanian. Monitoring dari barang pertanian dapat memberikan gambaran antara rencana kebutuhan dari pengolahan pertanian dengan aktual pemakaian barang selama proses pengolahan pertanian. Monitoring barang pertanian memberikan gambaran tingkat kesesuaian antara rencana dan aktual.
Informasi yang terdapat di tabel monitoring barang pertanian adalah :
- Kode produk = kode dari produk pertanian.
- Nama produk = nama dari produk pertanian
- Kode barang = kode dari barang pertanian.
- Nama barang = nama dari barang pertanian
- Volume kebutuhan = jumlah kebutuhan dari barang pertanian
- Satuan = satuan dari barang
- Harga = harga dari barang
- Nilai kebutuhan = Volume kebutuhan x harga barang
- Volume pembelian = jumlah pembelian dari barang pertanian
- Satuan = satuan dari barang
- Harga = harga dari pembelian barang pertanian
- Nilai pembelian = volume pembelian x harga
- Volume stock = jumlah stock barang pertanian
- Satuan = satuan dari barang stock pertanian
- Harga = harga dari barang stock pertanian
- Nilai stock = volume stock x harga barang
- Volume deviasi = selisih volume antara kebutuhan dengan pembelian barang pertanian
- Satuan = satuan dari barang pertanian
- Nilai deviasi = nilai deviasi dari barang pertanian
- Tools Delete = untuk menghapus data monitoring barang pertanian.
- Tools Edit = untuk mengubah data monitoring barang pertanian.
- Tools Cetak = untuk mencetak data monitoring barang pertanian.
15. Laba-Rugi Produk Pertanian
Berisi informasi analisa laba rugi budidaya pertanian. Dimana analisa laba rugi didapat dari hasil analisa data-data kegiatan usaha pengolahan pertanian yang kita inputkan sebelumnya selama proses pengolahan pertanian. Laba rugi produk pertanian memberikan gambaran kondisi usaha dari pengolahan pertanian setiap saat. Dari kondisi yang ada para petani dapat melakukan inovasi-inovasi agar proses pengolahan pertanian menjadi menguntungkan.
Informasi yang terdapat di tabel laba rugi pertanian adalah :
- Kode produk = kode dari produk pertanian.
- Nama produk = nama dari produk pertanian.
- Volume produksi = jumlah total volume produksi pertanian.
- Nilai produksi = nilai total dari produksi pertanian.
- Volume penjualan = jumlah total volume penjualan pertanian.
- Nilai penjualan = nilai total dari penjualan pertanian.
- Volume stock = jumlah stock hasil produksi pertanian
- Satuan = satuan dari produk pertanian
- Nilai stock = nilai dari stock produk pertanian
- Tools Delete = untuk menghapus data laba rugi pertanian.
- Tools Edit = untuk mengubah data laba rugi pertanian.
- Tools Cetak = untuk mencetak data laba rugi pertanian.
16. Laporan Pertanian
Berisi laporan-laporan dan analisa yang kita perlukan berkaitan dengan manajemen pertanian dari data yang telah kita input dan dapat dicetak (print). Laporan ini terdiri dari:
- Laporan Data Petani
- Laporan Data Produk Pertanian
- Laporan Data Barang Pertanian
- Laporan Data Aset Pertanian
- Laporan Kebutuhan Pertanian
- Laporan Pembelian Barang Pertanian per Bulan
- Laporan Pembelian Barang Pertanian per Periode
- Laporan Pembelian Barang Pertanian per Tahun
- Laporan Pemakaian Barang Pertanian per Bulan
- Laporan Pemakaian Barang Pertanian per Periode
- Laporan Pemakaian Barang Pertanian per Tahun
- Laporan Hasil Produksi Pertanian per Bulan
- Laporan Hasil Produksi Pertanian per Periode
- Laporan Hasil Produksi Pertanian per Tahun
- Laporan Penjualan Produk Pertanian per Bulan
- Laporan Penjualan Produk Pertanian per Periode
- Laporan Penjualan Produk Pertanian per Tahun
- Laporan Stock Barang Pertanian
- Laporan Stock Produk Pertanian
- Laporan Biaya Pengeluaran Pertanian per Bulan
- Laporan Biaya Pengeluaran Pertanian per Periode
- Laporan Biaya Pengeluaran Pertanian per Tahun
- Laporan Monitoring Barang Pertanian
- Laporan Laba-Rugi Pertanian
Semoga fitur Manajemen Pertanian dapat bermanfaat bagi semua petani dalam mengembangkan usaha pertaniannya untuk menyediakan bahan makanan untuk ketahanan pangan Indonesia. Sehingga para petani menjadi sejahtera dan kebutuhan masyarakat terkait pangan dapat terpenuhi. Karena RANJANANUSA dengan Rasa Hati yang Kuat (Cinta) hadir untuk kemajuan Indonesia.

