TENTANG TUTORIAL PETERNAKAN

tutorial perternakan

Bidang peternakan memberikan kontribusi besar terhadap penyediaan makanan bagi masyarakat berupa daging, telor dan susu. Indonesia sebagai negara agraris yang subur memiliki potensi yang besar untuk menghasilkan produksi daging, telor dan susu untuk kebutuhan dunia. Meningkatkan kemampuan para peternak dalam hal mengelola peternakan baik peternakan hewan besar maupun hewan kecil akan berkontribusi terhadap hasil produksi daging, telor dan susu dan peningkatan kesejahteraan para peternak.

Peningkatan hasil produksi peternakan akan berdampak pada ketahanan pangan Indonesia. Selain itu peningkatan kesejahteraan peternak akan berdampak pada keberlanjutan ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat dan mendorong kemajuan Indonesia.

Perlu tutorial peternakan yang modern dengan melibatkan kemajuan teknologi terkini untuk mendukung peningkatan produksi makanan dan kesejahteraan peternak.

RANJANANUSA hadir ditengah-tengah mereka, dengan Rasa Hati yang Kuat (Cinta) dan dengan segala sumber daya yang kami miliki untuk membantu seluruh pembudidaya/peternak di Indonesia yang ingin berkembang dalam bidang usaha peternakan.

Dalam menjalankan usaha peternakan banyak permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh para pembudidaya/peternak, seperti:

  • Bagaimana cara mengetahui budidaya peternakan yang baik dan benar?
  • Bagaimana menghitung kebutuhan budidaya peternakan yang cepat dan akurat berdasarkan kondisi pasar?
  • Bagaimana menghitung jumlah luas kandang yang diperlukan bila kita ingin memelihara sejumlah ternak yang kita inginkan?
  • Bagaimana menghitung jumlah pakan yang diperlukan untuk budidaya ternak dengan efesien dan efektif?
  • Bagaimana menghitung jumlah tenaga yang diperlukan untuk mengelola ternak dengan luas kandang yang tersedia?
  • Bagaimana memperkirakan hasil panen dari ternak yang dipelihara ?
  • Bagaimana menghitung kelayakan usaha peternakan dengan jumlah ternak yang dipelihara?
  • Bagaimana memilih komoditas peternakan apa yang cocok dan terbaik dari kondisi lahan dan kebutuhan masyarakat?

 

Melalui fitur Tutorial Peternakan ini, RANJANANUSA dengan Rasa Hati Yang Kuat (Cinta) ingin membantu semua pembudidaya/peternak di seluruh Indonesia dalam berinvestasi dan menjalankan usaha peternakannya.

Fitur ini dibagi menjadi 3 (dua) kelompok yaitu Tentang Tutorial Peternakan, Peternakan Hewan Besar dan Peternakan Hewan Kecil. Penjelasan setiap fitur sebagai berikut:

 

1. Tentang Tutorial Peternakan

Berisi informasi dan petunjuk penggunaan fitur Tutorial Peternakan.

 

2. Peternakan Hewan Besar

Berisi informasi cara budidaya peternakan hewan besar seperti sapi potong, sapi perah, kambing, babi, kerbau dan domba. Tutorial Peternakan Hewan Besar dapat dipelajari dahulu apakah sudah sesuai dengan rencana lokasi peternakan, sebelum menghitung kebutuhan budidaya.

Untuk menghitung kebutuhan budidaya dapat mengisi form hitung kebutuhan budidaya yang akan tampil saat klik Form Hitung Kebutuhan Budidaya berdasarkan rencana jenis hewan yang akan dibudidayakan.

Informasi yang perlu diisi untuk menganalisa kebutuhan budidaya yaitu :

 

  • Nama Pembudidaya = Nama dari pembudidaya.
  • Nama Komoditi = Nama dari komoditi ternak yang akan dibudidayakan.
  • Nama Provinsi = Alamat provinsi.
  • Nama Kabupaten = Alamat kabupaten.
  • Alamat = Alamat lokasi.
  • Jumlah Ternak = Jumlah rencana ternak yang akan dibudidayakan dalam satuan ekor.
  • Berat Ternak = Ukuran berat ternak pada awal saat akan dibudidayakan dalam satuan kg/ekor.

Hasil analisa kebutuhan budidaya terdiri dari:

  • Kebutuhan pengeluaran yang terdiri dari : Biaya sewa, penyusutan, bibit ternak, pakan, listrik, tenaga kerja, vitamin dan obat-obatan.
  • Perkiraan pendapatan yang terdiri dari : jumlah panen dan nilai panen.
  • Nilai keuntungan untuk usaha 5 tahun kedepan.
  • Tingkat kelayakan usaha.
  • Analisa data pemberian pakan harian dan perkiraan kenaikan bobot ternak harian dari kebutuhan pakan selama budidaya.

 

3. Peternakan Hewan Kecil

Berisi informasi cara budidaya peternakan hewan kecil seperti ayam pedaging, ayam petelor, ayam kampung, itik pedaging, itik petelor, burung puyuh kalkun, angsa dan kelinci. Tutorial Peternakan Hewan Kecil dapat dipelajari dahulu apakah sudah sesuai dengan rencana lokasi peternakan, sebelum menghitung kebutuhan budidaya.

Untuk menghitung kebutuhan budidaya dapat mengisi form hitung kebutuhan budidaya yang akan tampil saat klik Form Hitung Kebutuhan Budidaya berdasarkan rencana jenis hewan yang akan dibudidayakan.

Informasi yang perlu diisi untuk menganalisa kebutuhan budidaya yaitu :

 

  • Nama Pembudidaya = Nama dari pembudidaya.
  • Nama Komoditi = Nama dari komoditi ternak yang akan dibudidayakan.
  • Nama Provinsi = Alamat provinsi.
  • Nama Kabupaten = Alamat kabupaten.
  • Alamat = Alamat lokasi.
  • Jumlah Ternak = Jumlah rencana ternak yang akan dibudidayakan dalam satuan ekor.
  • Berat Ternak = Ukuran berat ternak pada awal saat akan dibudidayakan dalam satuan gram/ekor.

Hasil analisa kebutuhan budidaya terdiri dari:

  • Kebutuhan pengeluaran yang terdiri dari : Biaya sewa, penyusutan, bibit ternak, pakan, listrik, tenaga kerja, vitamin dan obat-obatan.
  • Perkiraan pendapatan yang terdiri dari : jumlah panen dan nilai panen.
  • Nilai keuntungan untuk usaha 5 tahun kedepan.
  • Tingkat kelayakan usaha.
  • Analisa data pemberian pakan harian dan perkiraan kenaikan bobot ternak harian dari kebutuhan pakan selama budidaya.

 

Semoga fitur Tutorial Peternakan dapat bermanfaat bagi semua pembudidaya/peternak dalam mengembangkan usaha peternakannya. Sehingga ketahanan pangan dan kesejahteraan pembudidaya/peternak menjadi kenyataan. Karena RANJANANUSA dengan Rasa Hati yang Kuat (Cinta) ingin membantu mendukung ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja dan membuat pembudidaya/peternak menjadi sejahtera untuk kemajuan Indonesia.